Kasus Dokumen Palsu Mahasiswa FK Undip
Oktober 11, 2008 at 3:45 am | In Dunia Ini Panggung Sandiwara.. | 47 CommentsTags: dokumen, fakultas, kedokteran, mahasiswa, palsu, undip
Tadi sore saya ada jatah nonton skitar stengah jam. Kebetulan saat itu saya buka channel Metro TV. Di berita berjalan ada info mengenai mahasiswa undip yang menggunakan dokumen palsu untuk masuk Fakultas Kedokteran.
Hiyaaaa,,hanya karena masuk FK??
Woow!
Pas saya search beritanya barusan, ternyata Ada banyak situs media cetak online yang membahas dan.. ada situs menkokesra.go.id. *what?? sudah masuk wacana di menkokesra.. Weleh=weleh.*
Lima orang mahasiswa yang mennggunakan dokumen palsu tsb, berhasilmasuk Fakultas Kedokteran Undip dan kuliah pada semester lima hingga sebelas. Ironisnya lagi, diduga sudah ada yang lulus dan menjadi dokter dengan menggunakan dokumen palsu. *Hati2, bahaya mengintai anda.* Mereka menggunakan dokumen palsu untuk transfer antar universitas.
Kasus ini terbongkar bermula dari pemeriksan dokumen mahasiswa oleh tim internal Undip sekitar Juli 2008. Terdapat beberapa kejanggalan yang ditemukan saat pemeriksaan, seperti pekerjaan orangtua mahasiswa adalah polisi berpangkat ajun inspektur polisi satu atau aiptu setara golongan III. Padahal, seharusnya setara golongan II. *Saya gag ngerti urusan pangkat2an begini.*
Selain itu Tim pemeriksa curiga dengan kop surat serta nomor induk mahasiswa (NIM) yang digunakan dan ketika ditelusuri, pihak Unair maupun Ditjen Dikti merasa tidak pernah menerbitkan transkrip nilai mahasiswa yang bersangkutan. Pihak Unair menyatakan NIM yang digunakan adalah nomer asli, tapi bukan atas nama yang sama. Saat dikonfirmasi, mahasiswa tersebut membantah. Wekekeke..
Oleh sebab itu, tim pemeriksa melanjutkan pemeriksaan terhadap seluruh berkas mahasiswa, terutama mahasiswa pindahan dari universitas lain. Nah,,ternyataaaa… Ada dokumen transfer palsu yang berasal dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.
Skenario penangkapan juga mulus bangeet. Sekitar stengah jam sebelum kuliahan selese, mereka dipanggil ke ruang Pembantu Dekan III. Trus beliau memancing dengan obrolan santai seputar perkuliahan. Pas smua ngumpul, baru deh ditangkap.. *Dikira bakal diajak ngupi2 di starb#ck kali yaa.*
Kelima mahasiswa tersebut dinyatakan gugur sebagai mahasiswa Undip dan otomatiiisss mesti menjalani proses hukum bersama dengan pembuat dokumen palsu, yaitu AY warga Jombang…
Mereka telah mengeluarkan uang skitar 100-500 juta untuk bikin dokumen palsu ini, tapi emang rasa otak gak pernah bohong.. IPK anjlok. Di awal kuliah bahkan ada yang punya IPK 0,3. Uhuhuhu.. Kontras banget ma nilai transkrip palsu yang berisi nilai luar biasa dengan IPK 3 ato lebih.
Untung aja kasusnya cepet kebongkar n mereka batal jadi dokter. Kalo emang kejadian,,wah,,yang jadi korban PASTI (lagi-lagi) si pasien. Makanya para pasien yang terhormat,,pilih produk yang asli yaah!
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



wah… parah nih…
kalo mereka jadi dokter bisa berabe…
sejak awal aja ngak jujur apalagi setelah jadi dokter…
Komentar oleh aRuL — Oktober 11, 2008 #
aku juga mahasiswa fk undip niehh,,,
wah ada juga masalah ini,,,padahal akir2 ni fk lagi bayak kena masalah,,,ditmbah masalah ini pula..
uhahahhahah,,,fk top bgt!!
yahhh sabar ya fk,,,kalo mau naik peringkat tuh emang gitu,,banyak halanganna…
hehehhe
wahh kalo dipikir2 kyakna tuh orang yang kena tuh kayakna angktanku deh,,tapi akupun ga tau itu sapa…
emang nama aslina sapa toh?
Komentar oleh tya — Oktober 11, 2008 #
dokter cap racun tikus neeee
Komentar oleh det — Oktober 12, 2008 #
wah, kalo udah jadi dokter trus gimana?? mau malpraktik?? kebiasaan ‘maen uang’ kayak gini sharusnya bisa disudahi aja kali yah, masa segala urusan harus diselesaikan dengan sogokan??
Komentar oleh aziz — Oktober 12, 2008 #
Aku datang
Dengan tangan telanjang
Mengucap salam
Dan jiwa pun berpelukan
Komentar oleh achoey sang khilaf — Oktober 12, 2008 #
Wah parah banget ya? kalau ga mampu kenapa mesti memaksakan diri. Kan 100-150 juta bisa buat modal usaha. kasihan anget. thansk
Komentar oleh yulism — Oktober 12, 2008 #
Mangkanya kalodosen marah2 ok mahaiswanya goblok banget itu jangan dibilang sadissss. Dosenya disumpah2ain pula… Na ternyata terbukti kan kalo mahasiswa yang gobloknya minta ampun itu mahasiswa palsu…!!! Malsu nilai lagi, ketauan kok dosen yang lapor malah dimarahi….Mahasiswa juga harus tanggap donk kalau ada temennya yang mencurigakan…
Komentar oleh Sastro — Oktober 13, 2008 #
terus yang dikasih uang beratus2 juta itu gimana? tetep adem ayem, kah?
Komentar oleh KaiToU KiD — Oktober 13, 2008 #
Maka lahirlah mal prakter…
Komentar oleh Ozan — Oktober 13, 2008 #
yah ….. kapitalisme ….
Komentar oleh Muda Bentara — Oktober 13, 2008 #
Wew.. Sekarang segalanya bisa di beli… Hanya di Indonesia
Komentar oleh Anggie — Oktober 14, 2008 #
gawat sekali itu, Bis bahaya untuk pasien2…ck..ck..ck…
terima kasih udah mampir di blogQ
salam kenal
Komentar oleh sarahtidaksendiri — Oktober 14, 2008 #
dulu2 pernah denger juga deh soal pemalsuan ijazah ini
Komentar oleh Elys Welt — Oktober 14, 2008 #
gawat nih kalo jadi dokter beneran.
Komentar oleh ali — Oktober 14, 2008 #
wuuihhh..
bahaya banget..sampe sekarang masih belom nemu jawabannya??knapa sih orang berlomba2 jadi dokter dengan bayar segitu gedenya dan dengan otak(baca:kemampuan) pas2an banget.
hmm…ga takut apa ya??tanggung jawab selanjutnya..
apalagi klo pasien yang kena hasilnya..
apalagi klo ternyata pasiennya miskin pula..
ckckck..
Komentar oleh diana — Oktober 15, 2008 #
nice post
salam kenal dari sulsel
manipi.wordpress.com
Komentar oleh muh iqbal — Oktober 15, 2008 #
sebegitu menariknyakah profesi dokter ituh?
Komentar oleh omoshiroi_ — Oktober 16, 2008 #
salam kenal buat neng ocha…:)
wuihhh….
ya mungkin inilah potret kita sekarang yaa…ingin sesuatu yang wah, tapi pake cara2 instant dan rendahan….
kasihan khan para pendiri negeri ini dulu…mharapan mereka dulu tentu ndak seperti ini jadinya…
masalah pemalsuan dokumen, terutama yang menimbulkan kerugian untuk orang lain, sudah semestinya ditindak tegas agar menimbulkan efek jera…
Di Medan kemarin, ada beberapa PNS yang udah 2 tahun bekerja, baru ketahuan kalo hasil tesnya bodong karena terbukti gak pernah ikut tes…
Juga adanya hasil keputusan pengadilan yang ternyata dipalsukan….wah…wah….
Komentar oleh iyuk — Oktober 16, 2008 #
ealaaah… kok ono-ono wae…
pancen golek ijazah kuwi angel, tapi ya mbok usaha kuliah yang bener, jangan kayak saya… wekekeke…
Komentar oleh ndop — Oktober 17, 2008 #
palsu o plis…
Komentar oleh tren di bandung — Oktober 20, 2008 #
ini yang namanya krisis. dunia pendidikan tempat yang idealis. jangan dirusak sama yang merusak dan narsis.
saya aja kejebak bikin artikel dari ide populis. sekedar untuk belajar nulis. sekarang sudah terlanjur di pablis. jadi tolong dikunjungin dan kasih komentar plis…
http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/16/this-is-the-american-crisis-untuk-indonesia-menangis/
Komentar oleh tren di bandung — Oktober 20, 2008 #
Bener deh
Untung keungkap ya
Komentar oleh achoey — Oktober 21, 2008 #
mau ngomong apa ya, lha wong aku ini hidup tanpa ijazah. gak ada niat ngelamar kerja wong pasti gak bakalan diterima. kaya`nya jadi dokter gadungan bagus juga ya….
apalagi kebayang, singkong di kebun belakang bakalan jadi bahan obat tuh, lumayan naik pangkat…
asal pede aja, pasien juga bakalan percaya, trus karena tersugesti ama ke-pede-an kita bakalan sembuh juga. percaya deh…
Komentar oleh h a b i b — Oktober 21, 2008 #
waduh, kok mencoren wajah pendidikan kita. Dan yang gak ikut2 bisa kena juga lo dampaknya
Komentar oleh ario saja — Oktober 22, 2008 #
wah untungnya ketangkep, klo ngga bkal tambah banyak lg nih kasus malpraktek
Komentar oleh panji — Oktober 22, 2008 #
Wah kalau begini kapan bisa majunya ya…?! jangan suka ambil jalan pintas, hasilnya juga nggak bakalan “Nikmat”.
Komentar oleh michaelsiregar — Oktober 23, 2008 #
Hebat tapi bejat, siapa otaknya ini sehingga institusi UNDIP kecolongan. Saya yakin Orang tua dari para pelaku juga terlibat/mengetahui ini melihat besaran uang yang harus dikeluarkan. Emang duit dari mana 100 jt s.d 500 juta, Mental dan Moral yang sudah semakin hancur … dan nilai2 kejujuran yang semakin hilang.
Salam kenal ya Mbak,
Komentar oleh David Pangaribuan — Oktober 23, 2008 #
Kalau pakai logika sederhana saja, hal ini bisa menurunkan pangsa pasar dokter Undip pada khususnya.
Dan dokter2 lain pada umumnya.
Bisa jadi, masyarakat tak lagi percaya sama dokter dan bisa kembali ke praktik perdukunan.
Wah…, seremnya jadi dunia akhirat nih.
Komentar oleh agungfirmansyah — Oktober 24, 2008 #
mau jadi apa km ini nak…..?
hidup ko dibikin mudah dengan uang,,,,
mending uang 500 juta buat masuk sorga ato….beli mobil aja??????
ato buat nyogok malaikat buat masuk sorga,,,,untung kan????he he he
Komentar oleh dhn — Oktober 27, 2008 #
Hari gini mau bikin palsu-palsuan.
Ya jelas akan ketahuan.
Teknologinya kan makin maju.
Komentar oleh Edi Psw — Oktober 28, 2008 #
kepalsuan bisa bikin
kebenaran tersingkirrr
karenanya semua yg serba palsu
harus diperangi….!!!
Komentar oleh mikekono — Oktober 28, 2008 #
jangan suka yang palsu-palsu
mending cari yang asli dan halal ya nggak he..he…
Komentar oleh ozant — Oktober 28, 2008 #
Wah parah kalau sampe mereka sampe jadi Dokter abal-abal.
Komentar oleh -=«GoenRock®»=- — Oktober 28, 2008 #
mungkin di sinilah tantangan dunia kedokteran…. semoga masyarakat kita bisa selamattt
Komentar oleh seftlogos — Oktober 29, 2008 #
masyaallah.. mau jadi apa sih pemuda indonesia? masih ada aja yang kayak gitu? ck!
Komentar oleh chic — Oktober 30, 2008 #
Weleh-weleh!! Ada-ada saja ulah anak zaman sekarang.
Ya begitu deh, pembenahan citra medis lagi-lagi harus dinodai dengan kejadian seperti ini… Miris…
oh ya, terima kasih ya untuk kunjungannya di blogku =D
Komentar oleh tutuq — November 1, 2008 #
…
dapet koas seperti saya yang modal perhatian doang
hehehe
hum… ada-ada aja….tapi memang kasihan dengan pasiennya… pasien saya juga
oiya thanks y sdh mampir ke empi saya…
salam kenal juga
Komentar oleh fufu — November 2, 2008 #
wahahaha…demi masuk FK…????
mending masuk jurusan laen deh…
Komentar oleh klikharry — November 6, 2008 #
blognya koq ndak pernah OL non
Komentar oleh aRuL — November 6, 2008 #
Kenapa harus konsumen sich yang dirugikan selalu,,,,,mau berobat malah mokat…..aduch2 dikemanakan otak kalian semua para pemalsu dokumen…..mau nyembuhin orang apa bunuh orang sich…….
mbak gak pernah kelihatan lagi ditempatku
salam aja lah dari http://gubugsurya.wordpress.com
Komentar oleh Muhammad Surya Ikhsanudin — November 7, 2008 #
wah, kok busa? Eh, kok Bisa maksudnya?
*introspeksi diri nih*
Komentar oleh matahariarina — November 8, 2008 #
[...] 2008 at 11:01 pm | In Hari-hari Heppi-heppi | Tags: crita Baca komen dari mas aRuL dan mas Surya di tulisan saya sebelumnya bikin saya sadar.. Saya udah gak apdet blog sekitar 4 minggu. Lama juga yah. Tapi untuk [...]
Ping balik oleh 4 minggu ini.. « This is my Life, my Precious.. — November 9, 2008 #
hmm… sebenarnya sih banyak penyedia kayak gitu, coba aja sering aktif di mIRC, banyak tuh tawaran bahkan untuk ijazah aspal juga ada dan ndak tanggung2, mereka berani nyiapin untuk univ ternama sekalipun.
Komentar oleh areep — November 15, 2008 #
hmmm sebagian orang emang lebih suka ga dikenali aslinya alias pake topeng orang lain. jadi identitas orang lain dan transkrip orang lain yang dipake. ambil kaca dulu ah, mau lihat apa saya juga tipe orang begituan….
Komentar oleh wyd — November 16, 2008 #
Haii…
Yach begitulah potret generasi muda sekarang ini.. Nga semuanya sech tp sebagian hehe..
Aq bilang klo generasi muda kita adalah generasi ” copy paste ”
Temen2 generasi muda..Semangat!! Bangun bangsa ini dengan semangat!!
Salam kenal yach
Komentar oleh anggawawo — November 17, 2008 #
wehehehe…mungkin dahlama kasusnya hehehe…dlu yg malsu tuh yg dari madura kos di tempat aq hehehe…ga tahu aq padahal pake kilbab hehehe…salam kenal
Komentar oleh ridhooo — Desember 4, 2008 #
di hari guru 25 nove lalu di sekolah tempat ibu mengajar, ibu kepilih jadi yang tertegas. kayaknya kaca menampilkan figure ibu dengan pas (udah nemu loh kacanya meski keciiil banget
Komentar oleh wyd — Desember 4, 2008 #