CaWaPres untuk Obama
Agustus 23, 2008 at 6:10 pm | In Dunia Ini Panggung Sandiwara.. | Leave a CommentTags: amerika, biden, kandidat, obama, presiden, wakil
Obama Akhirnya memilih Joseph Biden sebagai calon wakil presiden untuk Pilpres Amerika. Sumber ini enggak kasih keterangan yang lebih mendalam. Cuma Agen FBI kabarnya dah ditugaskan untuk ngawal Joseph Biden sebagai kandidat.
Biden (65th) dielu-elukan sebagai calon pendamping Obama karena ada pernyataan dari dua kandidat lain, yaitu Evan Bayh dan Tim Kaine, kalo mereka udah ga dipertimbangin lagi.
Sepak terjang Biden sendiri sudah dikenal luas sejak menjadi anggota kongres di usia 29 tahun. BEliau sudah berpengalaman dalma keamanan nasional, Beliau juga merupakan ketua Komite hubungan Luar Negeri Senat.
AWAS!! Satu dari Empat Penduduk Indonesia Mengidap Sakit Jiwa
Agustus 23, 2008 at 5:48 pm | In Dunia Ini Panggung Sandiwara.. | 2 CommentsTags: editorial, indonesia, jiwa, penduduk, sakit
SATU dari empat penduduk Indonesia mengidap penyakit jiwa.
Ini adalah isi dari editorial Media Indonesia hari ini, tanggal 24 Agustus 2008.
Perkiraan ini dirilis oleh pendiri Jejaring Komunikasi Kesehatan Jiwa Indonesia, bapak Pandu Setiawan. Perkiraan ini bikin oc takuuuuttt…
Coba deh simak tulisan di bawah ini.
“Perkiraan yang memprihatinkan sekaligus mengerikan. Memprihatinkan, karena selain persoalan-persoalan kasatmata, negeri ini juga dicengkeram problema berdimensi nonfisik. Mengerikan, karena bobot masalah yang ditanggung anak bangsa ini rupanya semakin lama semakin tidak terperikan.
Adalah mengenaskan menyadari betapa di sekitar kita, di sekeliling kita, berlalu lalang orang-orang yang secara kejiwaan tidak sehat. Juga mengejutkan karena di antara empat orang yang tengah berkumpul, berbincang, satu di antaranya mungkin adalah penderita gangguan jiwa.
Sesulit apa pun menerima perkiraan tersebut, data yang dilansir sebelumnya oleh lembaga berbeda, menunjukkan betapa semua yang memprihatinkan itu bukan tanpa dasar.
Pada 2006, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan 26 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa. Departemen Kesehatan RI mengakui sekitar 2,5 juta orang di negeri ini telah menjadi pasien rumah sakit jiwa.
Yang kita khawatirkan adalah bila pertumbuhan angka sakit jiwa ini tidak terkendali.
Kekhawatiran ini semakin masuk akal, mengingat di sana-sini muncul fenomena menyimpang lainnya yang mendukung secara empiris.
Bukankah kriminalitas meningkat, baik kuantitatif maupun kualitatif? Bukankah anomali individual dan sosial juga mulai diterima sebagai kelaziman? Bukankah kelainan seksual, perceraian, dan berbagai perilaku menyimpang yang dahulu ditolak, kini semakin diterima dalam masyarakat? Dan bukankah keresahan, kecemasan, kekhawatiran, dan ketidaktenangan semakin berkembang dalam masyarakat?
Pertanyaan-pertanyaan itu cenderung menjadi pertanyaan-pertanyaan retoris.
Pertanyaan yang tidak perlu dijawab karena semua jawabannya cenderung adalah ya.
Harus dikatakan, di tengah masyarakat berkembang situasi yang menjadi persemaian yang subur bagi tumbuhnya gangguan jiwa. Gejala itu harus dicermati dengan urgensi yang tinggi karena pasien yang masuk sejumlah rumah sakit jiwa terus meningkat. Padahal, dapat dipastikan tidak semua orang sakit jiwa masuk rumah sakit jiwa, sehingga jumlah orang sakit jiwa kiranya jauh lebih banyak daripada angka resmi pemerintah.
Oleh karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian yang lebih besar kepada aspek kesehatan jiwa anak bangsa.
Meskipun sudah banyak kesulitan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, tidak berarti pemerintah boleh melupakan aspek pemerataan dan keadilan. Karena di sana bermain faktor-faktor yang sangat memengaruhi tingkat kesejahteraan nonfisik, akar dari semua penyebab gangguan jiwa.
Meskipun kian tidak mudah, individu dalam masyarakat pun harus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan beradaptasi dengan tekanan hidup yang semakin lama semakin menghimpit. Karena di sanalah terjadi pertarungan sengit demi mempertahankan kesehatan jasmani maupun rohani, fisiologis maupun psikologis.
Sakit jiwa adalah persoalan sangat berat. Apalagi bila ia telah menimpa 25% dari anggota masyarakat. Ini tidak mungkin dibiarkan dan diabaikan, kecuali bila 75% sisanya pun telah ikut menjadi sakit.”
Waaahhh,,,apa orang sekitar kita ada yang sakit jiwa? ato kita sendiri udah terkena sakit jiwa?
Jawabnya ada pada diri kita. Mudah-mudahan kita bisa terus mempertahankan kesehatan rohani *bagi yang belum sakit jiwa lohhh*.
Entah mengapa, setelah baca artikel itu, oc makin ragu kalo kita akan bisa bertahan. Hmm,,hanya waktu yang bisa menjawab. KIta hanya bisa berusaha.
Angelina Sondakh datang ke Pesta dengan Lelaki Lain
Agustus 23, 2008 at 5:34 pm | In Dunia Ini Panggung Sandiwara.. | 1 CommentTags: adjie massaid, angelina sondakha, artika, baim, mualaf, pernikahan
Tadi, saat pernikahan Artika Sari Devi dan Baim di Balai Samudra Kelapa Gading, ada hal menarik. Ini bukan dari pasangan pengantin, tapi dari Putri Indonesia tahun 2001, mbak Angelina Sondakh.
Kalo ngomongin Angelina, pasti inget sama Adjie Massaid ya.. Betul sekaliiii…. Adjie Massaid ga dateng bareng Angelina Sondakh. Loh kok?? Padahal kan akhir-akhir ini kan diberitain klo Angelina udah mualaf…??
Jawabnya meneketehe..
Angie ga ngomong banyak sih. Malah buapaknya, pak Lucky Sondakh, yang jadi juru bicara. Dia ga iya’kan ato enggak’kan kabar pernikahan siri mereka.
Lucky juga bilang kalo dalam waktu dekat belom bisa memastikan dan belom bisa kasih jadwal. Angie sendiri mungkin agak ragu untuk ngomong, soalnya takut keceplosan kali yaa..
Hehe. ya deh, mbak, ditunggu aja kabar bahagianya.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


